Informasi daerah Sawojajar Malang

Sabtu, 12 Maret 2011


MALANG – Setelah sempat berhenti karena terkendala Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), kini pembangunan ruko terpanjang, Sawojajar Mas menggeliat lagi. Hanya saja, pembangunan jalan kembar di Jalan Raya Sawojajar yang merupakan kompensasi Sawojajar Mas, belum diikuti penataan arus lalu lintas.
Menggeliat lagi pembangunan ruko Sawojajar Mas yang rencananya sepanjang 2 km itu menyusul disahkannya Perda RTRW tahun 2009-2029. Dalam perda RTRW pengganti RTRW 1989-2009 itu, menyebutkan seluruh lokasi ruko Sawojajar Mas diperuntukan untuk kawasan jasa dan niaga.
Sebelumnya, dalam RTRW tahun 1989-2009 menyebutkan, sebagian kawasan Sawojajar Mas untuk perumahan. Sehingga izinnya terhambat lantaran tak sesuai dengan peruntukan kawasan.
Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Healty Lukistiono menjelaskan, kendati pengembang Sawojajar Mas sudah boleh membangun tetap harus memenuhi kewajibannya. Yakni merealisasi pembuatan jalan kembar yang menjadi kompensasi dari pengembang.
‘’Kompensasi berupa pembuatan jalan di sebelah Jalan Raya Sawojajar sepanjang 2 km itu mesti dipenuhi bersamaan dengan dimulainya pembangunan,’’ jelas Healty yang juga warga Sawojajar ini.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, jika pembangunan jalan kembar direalisasi, maka bisa mengurai kepadatan arus lalu lintas. Selain itu menambah lancar akses kawasan Sawojajar dengan kawasan lain.
Hanya saja pantauan Malang Post kemarin, pembangunan sebagian jalan kembar yang sudah dilakukan sepertinya belum diimbangi sistem pengaturan arus lalu lintas. Akibatnya pengendara mengeluh rawan kecelakaan terutama di perempatan Jalan Raya Sawojajar-Jalan Terusan Sulfat.
‘’Kalau tidak diantisipasi, perempatan Jalan Raya Sawojajar dan Jalan Terusan Sulfat bisa jadi lokasi macet dan rawan kecelakaan. Karena muncul persimpangan baru tanpa ada traffic light atau petugas pengatur lalu lintas,’’ kata Fachmi, warga Sawojajar.
Persimpangan baru yang dimaksudkan Fachmi yakni jalan kembar yang mulai dibangun sebagai bagian dari kompensasi Sawojajar Mas. Ujung jalan baru itu terletak di ujung sudut perempatan Jalan Raya Sawojajar dan Jalan Raya Terusan Sulfat.
Kondisi itu menambah titik persinggungan arus lalu lintas yang berdampak kemacetan dan rawan kecelakaan. Ini karena, kendaraan dari arah jembatan Sulfat di Jalan Terusan Sulfat yang belok ke jalan baru bersinggungan dengan arus lalu lintas dari arah Jalan Raya Sawojajar ke Jalan Terusan Sulfat yang mengakses Sawojajar II.
Warga lainnya, juga mengeluhkan hal yang sama. ‘’Kalau tidak diantisipasi sejak sekarang, akan jadi biang macet,’’ keluh Anshori, warga lainnya.
Pantauan Malang Post di lokasi jalan baru, tampak sudah sebagian yang diaspal. Tapi sebagian lainnya masih pengerasan. Namun demikian, sudah mulai dilalui sejumlah pengendara, terutama tujuan ke kawasan Danau Limboto dan sekitarnya.
Namun pengembang tampaknya lebih memprioritaskan penyelesaian beberapa unit ruko yang sudah masuk tahap finishing. Sementara jalan dibiarkan terbengkalai begitu saja.
Sampai berita ini diturunkan, manajemen Sawojajar Mas belum memberi penjelasan resminya. ‘’Saya tidak bisa memberi penjelasan soal kompensasi jalan kembar itu. Yang berwewenang memberi penjelasan, di Surabaya. Coba saya tanyakan dulu,’’ kata Dadik, salah seorang petugas marketing Sawojajar Mas saat dihubungi, kemarin siang.
Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Suharyono yang dikonfirmasi terpisah mengakui sebagian proyek Sawojajar Mas sudah mengantongi IMB.
Tapi sebagian lagi belum. Namun demikian dia tidak ingat bagian bangunan yang sudah mengantongo IMB. ‘’Sedangkan soal kompensasi berupa jalan bukan kewenangan kami,’’ pungkasnya. (van/avi)

Sumber: Malang Post

One response to “Informasi daerah Sawojajar Malang

  1. Kalau Tentang Harganya Anda tahu Mas soale Teman Saya lagi nyari..
    Thanx..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s